Tak Ada Pedofil yang Kebal Hukum di Bali

sumber : kapanlagi.com 

Kapolda Bali Irjen Pol Sunarko DA menyatakan bahwa tidak ada pelaku kriminal, termasuk para pedofil yang kemudian kebal hukum di Pulau Dewata.

 

“Tidak ada orang yang kebal hukum di masyarakat, termasuk para pelaku pedofilia yang biasanya melibatkan tersangka turis atau orang asing,” katanya di Denpasar, Rabu.

 

Usai menerima kunjungan pengurus Yayasan Pendidikan Mahatmagandhi, Kapolda menjelaskan, meskipun seorang “bule”, namun bila terbukti melakukan pelanggaran, maka yang bersangkutan tidak pernah akan bisa lolos dari jeratan hukum.

 

“Polisi tidak akan pernah membeda-bedakan seseorang yang memang bersalah. Biarpun dia turis, kalau melanggar hukum, ya kita proses,” ucapnya.

 

Ditanya tentang cukup maraknya para pedofil yang berkeliaran mencari mangsa di Bali, Kapolda menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan yang lebih intensif tentang hal itu.

 

“Bila nanti memang ada pelaku yang terbukti terlibat, tentu akan kita tindak dengan tanpa pandang bulu,” ujar Irjen Sunarko, menandaskan.

 

Sementara pihak “Committee Against Sexual Abuse/CASA” yang selama ini melakukan pemantauan, sempat mengungkapkan bahwa tidak kurang dari 200 anak usia antara lima sampai 13 tahun di Bali, tercatat telah menjadi korban nafsu seksual para pedofil yang umumnya berkedok pelancong dari sejumlah negara.

 

Anak-anak “ingusan” terjebak dalam keganasan si “bule” yang memiliki kelainan seksual tersebut, setelah terlebih dahulu mereka dibujuk rayu bahkan diiming-imingi uang dan hadiah lainnya.

 

CASA mengungkapkan bahwa anak-anak yang selama ini diketahui menjadi korban aksi pedofilia, antara lain mereka yang biasa bermain di kawasan Pantai Lovina Buleleng, di Pedahan Karangasem, Ubud dan Bangli.

 

Melihat nasib anak-anak yang umumnya kurang mampu seperti itu, Koordinator CASA Prof Dr dr LK Suryani SpPJ mengajak semua pihak untuk mulai menabuh genderang “perang” terhadap para pelaku seksual yang dapat menghancurkan masa depan anak-anak tersebut.

 

Betapa tidak hancur, ujar psikiater yang juga gurubesar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) itu, mengingat tidak sedikit korban yang mengalami aksi pedofilia kemudian mengalami depresi berat.

 

Sebagai contoh, lanjut Suryani, delapan anak korban aksi fedofil asal Italia, yang sempat direhabitasi pihaknya, rata-rata mengalami gangguan jiwa cukup berat.

 

“Mereka sering berteriak-teriak ketakutan tanpa sebab-sebab yang jelas. Ini akibat `racun` pedofilia yang telah merasuk pada jiwa mereka,” ucapnya.

 

Ia mengungkapkan, para korban keganasan pedofilia, umumnya akan terserang gangguan secara kejiwaan dalam waktu yang cukup lama.

 

Mengenai para pelaku pedofilia, peneliti pada Yayasan Anak Indonesia (YAI) mengungkapkan, aksi kejahatan pedofilia sebetulnya telah berlangsung selama dua generasi di Bali.

 

Sedang para pelaku dari aksi itu, diperkirakan telah mencapai ratusan, namun belakangan yang masih berkeliaran di Bali terhitung dalam jumlah belasan.

 

Prof Suryani mengungkapkan, pihak YAI sudah menyerahkan data tentang pelaku sebanyak itu kepada polisi, namun tampaknya hingga kini petugas belum banyak mengambil tindakan.

 

Salah seorang pedofil yang tercatat berhasil diringkus petugas pada tahun 2002, adalah Mario Mannara (57), turis asal Roma, Italia. Namun disayangkan, Mario hanya dijatuhi hukuman empat bulan penjara, setelah itu kembali berkeliaran.

 

Provided by
FIGHT CHILD SEXUAL ABUSE AND PEDOPHILIA

Yudhasmara Foundation

Address : JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

Phone : 62(021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com,

https://pedophiliasexabuse.wordpress.com/

 

Foundation and Editor in Chief

Dr Widodo Judarwanto

 

Copyright © 2009, Fight Child Sexual Abuse and Pedophilia  Network  Information Education Network. All rights reserved.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: